Rumus Microsoft Excel Lengkap Fungsi dan Contohnya

Microsoft Excel merupakan salah satu program komputer yang sering diandalkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Software yang satu ini adalah software spreadsheet berbasis Windows terpopuler yang penggunanya paling banyak di dunia. Artikel kali ini akan mengulas tentang rumus Microsoft Excel lengkap dengan contohnya yang wajib Anda ketahui.

Rumus Microsoft Excel Lengkap Fungsi dan Contohnya

1. Rumus SUM

Fungsi utama SUM adalah untuk melakukan penjumlahan pada sejumlah data. SUM bisa berlaku untuk menambahkan data per cell, range, maupun beberapa range. Misalnya Anda memiliki data pada cell D2 hingga D5, maka penulisan rumusnya adalah =SUM(D2,D3,D4,D5).

Rumus tersebut memungkinkan jika data yang harus dijumlahkan hanya sedikit. Namun jika data yang dimiliki rentangnya berada di cell D2 hingga D100, maka Anda bisa menggunakan rumus SUM yang lebih praktis yaitu =SUM(D2:D100) lalu tekan enter.

2. Rumus AVERAGE

Rumus AVERAGE merupakan salah satu rumus dasar Microsoft Excel yang berfungsi untuk mengetahui rata-rata dari suatu data. Misalnya Anda memiliki data hasil penjualan per bulan yang tertulis dalam cell B2 sampai B13. Untuk mengetahui rata-rata hasil penjualan, rumus yang harus dituliskan yaitu =AVERAGE(B2:B13) lalu tekan enter.

3. Rumus MAX

Fungsi rumus MAX pada Microsoft Excel adalah untuk memperoleh nilai tertinggi pada suatu kumpulan data. Misalnya jika Anda ingin menemukan nilai hasil penjualan tertinggi dalam masa 2 tahun. Data tersebut tertuang dalam range data pada sel D4 sampai D27, maka penulisan rumus yang benar adalah =MAX(D4:D27). Nilai maksimal akan Anda peroleh pada sel tersebut.

4. Rumus MIN

Rumus Excel MIN memiliki fungsi kebalikan dari rumus MAX yaitu untuk memperoleh nilai terkecil dari suatu kumpulan data. Buatlah tabel hasil penjualan terlebih dahulu. Jika nilai hasil penjualan tertuang dalam sel D4 sampai D27, maka nilai minimal bisa diperoleh dengan menuliskan rumus =MIN(D4:D27).

5. Rumus AND

Rumus AND akan menghasilkan kesimpulan TRUE atau FALSE. TRUE akan diperoleh jika semua kondisi yang diujikan nilainya BENAR. Sedangkan FALSE akan diperoleh jika salah satu atau semua argumen yang diuji SALAH.Rumus ini bisa Anda gunakan misalnya saat mengisi kuesioner. Contoh penulisan rumusnya yaitu =AND(B3>J3) lalu tekan enter.

6. Rumus NOT

Rumus NOT adalah kebalikan dari rumus AND di mana kesimpulan TRUE diperoleh jika argumen yang diujikan bernilai SALAH. Sedangkan kesimpulan FALSE akan diperoleh jika argumen yang diujikan bernilai BENAR. Penulisan rumusnya yaitu =NOT(F3<F4).

7. Rumus IF Tunggal (Single IF)

Rumus Excel IF adalah salah satu formula yang sering digunakan. Fungsi IF yaitu untuk mengembalikan nilai BENAR/TRUE atau SALAH/FALSE berdasarkan argumen yang diujikan. Misalnya untuk menentukan apakah seorang siswa lulus atau tidak dengan memberikan batas nilai minimal. Contoh penulisan rumus IF tunggal =IF(F3>75;”LULUS”;”TIDAK LULUS”).

Rumus tersebut menguji sel F3 dimana jika nilainya lebih dari 75 maka hasil yang muncul adalah LULUS. Sebaliknya jika nilainya kurang dari 75 maka hasil yang muncul adalah TIDAK LULUS.

8.   Rumus IF Ganda (Multiple IF)

Rumus IF juga bisa diterapkan secara ganda atau bertingkat artinya terdapat rumus IF dalam rumus IF yang lain. Rumus IF yang dimasukkan bisa lebih dari dua tingkat. Contoh penulisan rumusnya =IF(D3>=75;”LULUS”;IF(E3>=75;”LULUS”;”TIDAK LULUS”)).

Itulah kumpulan rumus Microsoft Excel yang wajib Anda kuasai. Rumus-rumus dalam Microsoft Excel berfungsi untuk memudahkan Anda dalam mengolah data dengan efektif dan efisien. Saat menulis rumus, pastikan Anda memperhatikan setiap tanda dengan cermat dan teliti, ya. Semoga bermanfaat!


Belum ada Komentar untuk "Rumus Microsoft Excel Lengkap Fungsi dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel